Sunday, February 19, 2017

AADB -- Ada Apa dengan Becak (Beca Tiguling)

MESIN TEMPUR - BECA TIGULING

beca tiguling.... beca tiguling
beca tiguling... beca tiguling
beca tiguling..... beca tiguling
beca tiguling... beca tiguling

iiiiiyyauuu......
watir si emang.......
ngabose terus
penumpangana gendut...
di udak tibum...
becak na tigusuruk....
abus ka na cubluk....
eeeeaaauuuuuu... becak tiguling... becak tiguling
becak tiguling... becak tiguling.....




Sekilas lagu di atas tampak tak ada arti hanya seperti lelucon, lirik lagu ini juga sangat singkat disertai nada yang sederhana. Tapi justru itulah pesan lagu ini sangat mudah diingat orang.
_________________________________________________________________________________

Beca tiguling memberikan pesan bagi pemerintah untuk menjadi pemimpin maupun calon pemimpin yang mampu mempedulikan masyarakat. Pesan ini juga ditujukan kepada kita calon-calon pemimpin (di rumah, di sekolah, di tempat studi, di mana pun) sebagai pemimpin masyarakat untuk lebih peduli kondisi sekitar kita dan berkontribusi dengan tepat, bijak serta efisien untuk negara kita Indonesia.
_________________________________________________________________________________

Bagi saya, sebagai seseorang yang mencintai Indonesia, lagu ini berbicara keras: 'Kalau memang ingin menyelesaikan ketimpangan sosial atau menertibkan masyarakat, yuk jangan menggunakan hukum dengan otoriter tapi gunakan hukum dan peraturan yang ada disertai pengertian terhadap kondisi masyarakat yang sesungguhnya alias 'terjun langsung di kehidupan masyarakat'. 

"Sebab hukum dibuat untuk menertibkan kita dan bukan hukum yang membuat kita menjadi dingin terhadap kepedulian sosial. TETAPI bukan berarti dengan statement tersebut kita sebagai masyarakat menjadi 'letoy', tidak menghargai dan tidak taat terhadap hukum dan peraturan yang ada"

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang tidak hanya capable untuk mengatur masyarakat tapi mengetahui kondisi masyarakatnya (terlibat dalamnya) sehingga dapat memberikan solusi yang  tepat bagi masyarakat --- "tidak hanya menggunakan Timbum untuk mengejar becak hingga becak ketakutan dan terguling" 😃DAN masyarakat yang baik adalah masyarakat yang taat, menghargai peraturan yang telah dibuat suka-tidak suka (toh itu pemimpin yang telah dipilih kan), dan bersikap kritis (memilih pemimpin secara OBJEKTIF), kondusif-bijak serta demokratis (dalam arti positif) untuk sama-sama membangun negara Indonesia menjadi lebih baik. 
_________________________________________________________________________________

Mau kan membuat Indonesia jauh lebih maju? 

Mulai dari diri sendiri meningkatkan kepedulian sosial, tidak hanya banyak bicara (No Action Talk Only), tapi bertindak dengan bijak, tepat dan solutif.


Salam cinta untuk Indonesia (negara dan kita penghuninya), 

Yang sangat mencintai Indonesia

Felicia Irene ♡


No comments:

Post a Comment